UII pada awalnya didirikan oleh beberapa
tokoh nasional seperti Dr. Muhammad Hatta, KH. Abdulkahar Muzakkir,
Moh. Roem, KH. A. Wahid Hasyim dan M. Natsir serta tokoh lainnya di
Jakarta 28 Juli 1945. STI menjadi pendidikan tinggi nasional pertama di
Indonesia yang kemudian berubah status menjadi universitas dan bernama
Universitas Islam Indonesia pada 3 November 1947 sebagai respon
keinginan dan kebutuhan untuk mengintegrasikan antara pengetahuan dan
pendidikan spiritual.
UII memiliki 8 (delapan) Fakultas, pada
tahun akademik 2012-2013, dengan 4 (empat) program Diploma III (D3), 22
(dua puluh dua) program studi strata satu (S1), 3 (tiga) program
profesi, 7 (tujuh) program strata 2 (S2) dan 3 (tiga) program strata 3
(S3). Sebagian terbesar dari mereka mendapat akreditasi A dan B dari
Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT). Jumlah mahasiswa aktif sebanyak
17.000 mahasiswa dan telah memiliki 63.733 alumni hingga pertengahan
tahun 2011.
